Dairiku


Kata hatiku,
Dia cedera,
Tapi kerna apa sebenarnya,

Kata hatiku,
Dia terluka
Tapi kerna apa
Sebabnya,

Katanya,
aku ragu-ragu,
Kosong sungguhkah
Jiwaku,

Katanya,
Hatiku rapuh,
Bagai rumah yg hampir roboh,

Kelilingku penuh teman,
Tapi benak jiwa kesunyian ,

Gelak tawa kedengaran,
Tapi dinding cermin menjadi halangan,

Aku ingin meluahkan,
Dengan berdoa dan bersujud,
Tapi iman ku selemah emosiku,

Aku ingin melupa,
Dengan bermain dan bercerita,
Tapi hati ku tak sekukuh
Tubuhku,

Bolehkah aku menerima
Secebis dugaan dari Tuhan,
Dengan hanya menepuk dada siapakah aku...
;